Wilujeung Sumping di Blog GeegleHayoO

Durhaka! Anak Meracuni Ibu dan Ayah serta Kakaknya

1 min read
chaklyraflesiaSuasana TKP pembunuhan tiga orang sekeluarga di Mertoyudan, Magelang (Foto: Eko Susanto/detikJateng)

Jakarta - Seorang anak inisial DD (22) tega membunuh ayah, ibu dan kakaknya di Mertoyudan Magelang dengan racun arsenik. Salah satu motifnya adalah karena sakit hati.

Berikut ini sederet fakta-faktanya, dilansir detikJateng, Rabu (30/11/2022).

1. Pembunuhan Pakai Racun Arsenik

Polisi mengungkap salah satu hasil autopsi dan olah TKP, yakni soal identifikasi racun. Polisi mengungkap tersangka DD diancam pasal pembunuhan berencana, dengan ancaman seumur hidup atau hukuman mati.

"Untuk racunnya ada beberapa jenis. Yang berhasil kami identifikasi berdasarkan hasil autopsi dan sisa barang bukti yang ada di TKP. Jenisnya arsen, semacam arsen," kata Plt Kapolresta Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun kepada wartawan di Rumah Dinas Bupati Magelang, Selasa (29/11/2022).

2. Motif Sakit Hati

Plt Kapolresta Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun mengungkap motif pelaku menghabisi keluarganya karena sakit hati. Sajarod mengungkap pelaku tidak bekerja dan mengaku dibebani kebutuhan keluarga, sementara kakak perempuan selama ini bekerja dengan status kontrak tidak mendapat beban yang sama.

3. Tersangka Dua Kali Racuni Korban

Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui bahwa aksi DD tidak sekali ini dilakukan. Sebelumnya, DD juga sempat mencoba menghabisi keluarganya. Hanya saja aksinya tidak berhasil.

4. Korban Alami Kerusakan Organ

Kepala Bidang Dokkes Polda Jateng Kombes Sumy Hastry Purwanti mengatakan, kandungan zat yang dipakai tersangka DD (22) untuk meracuni 3 anggota keluarganya sangat mematikan. Durasi korban minum minuman yang tercampur racun hingga meninggal sekitar 15-30 menit. Hasil pemeriksaan itu terdapat sejumlah organ para korban memerah seperti terbakar.

5. Tersangka Kerap Bohong

Hal itu diungkapkan oleh Sukoco (65), kakak almarhumah Heri Riyani (ibu DD, salah satu korban). Menurut Sukoco, pelaku pernah mengaku bekerja di PT KAI. Namun, Sukoco meragukan pengakuan itu.


Bersyukurlah Jika Semua Orang Bisa Tertawa Dan Senang Karena Kebodohanmu, Daripada Menjadi Orang Pintar Tetapi Selalu Menyusahkan Semua Orang...

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Bagaimana dengan Artikel ini?
Silahkan Anda Bebas Berpendapat!
((
___; )
(6