Ciri-Ciri Telur Merpati yang akan Berhasil Menetas atau Kegagalan Embrio

Ciri-Ciri Telur Burung Merpati Akan Menetas Ciri ciri telur burung merpati yang akan menetas maupun tidak akan menetas sebenarnya sangat mudah diketahui tanpa merusak si telur / embrio tersebut. Bagaimana caranya? Yups, tapi terlebih dahulu anda harus mengetahui masa hari yang dibutuhkan merpati untuk menetaskan telurnya yaitu :
  • Sesi Bertelur Pada umumnya merpati normal bertelur membutuhkan 5 hari setelah perkawinan.
  • Periode Awal Penetasan Pada periode ini biasanya membutuhkan waktu 15 – 17 hari sejak telur dierami, fungsi periode awal adalah memberikan embrio ke dalam si telur serta menjaga kehangatan telur. Ciri ciri pada periode ini adalah merpati betina akan bergantian mengeram, biasanya jantan mengeram pagi dan sore sedangkan betina siang dan malam.
  • 3. Periode Akhir Penetasan Merupakan periode si telur siap di tetaskan, biasanya membutuhkan waktu berkisar 3 – 4 hari sebelum menjadi piyik. Sehingga total rata – rata merpati menetaskan telurnya membutuhkan waktu 19 – 21 hari, namun belum selesai hingga periode ini. Periode selanjutnya adalah menjaga kehangatan anaknya hingga 28 hari sampai anaknya siap memakan makanan yang keras.
Tanpa memegang langsung si telur, kita dapat mengetahui apakah telur tersebut bakal menetas atau tidak, caranya cukup mudah yaitu menggunakan senter atau bola lamp. Lihat Kuning Dan Putih Telurnya Dengan Mata Telanjang Bantuan Matahari
Jika putih telor lebih banyak dibandingkan kuning telur sudah dipastikan tidak akan menetas, karena tanpa kuning telur maka pembentukan organ merpati tidak akan sempurna. Contoh gambar dibawah ini kuning telur dapat dilihat meskipun mata telanjang menggunakan bantuan sinar matahari. Bentuk Telurnya Tidak Normal
Bentuk telur yang tidak normal sebaiknya di goreng dan dimakan saja, karena hasilnya akan sama yaitu tidak akan menetas, namun bila di biarkan dieramkan oleh induknya dan dibuahi embrio maka telur tersebut akan menjadi busuk ketika dibuka, maka dari itu sebaiknya secepatnya di goreng saja sebelum dibuahi. Kedua Burung Tidak Mau Mengeraminya
Ini kejadian yang tidak terlalu sering, namun juga sangat menjengkelkan bila kedua induk tidak mau mengeram, entah banyak penyebabnya seperti stress, luka kecil, kedua induk sakit dan sebagainya. Telur Retak Gara – Gara Air / Kotoran Atau Ulah Mu yang kurang hati-hati
Memang sangat sepele, terkandang bagi peternak awam yang tidak tahu apa apa memegang telur saat tangan basah. Hal ini dapat menyebabkan retaknya telur, dan penyebab lainnya seperti kotoran induknya yang membuang di area telur. -
  • PENTING
Melihat Perkembangan Embrio
Bila ke empat permasalah diatas sudah aman atau tidak terjadi, silahkan cek bagaimana kondisi embrio.
  • Telur infertile adalah telur yang belum di buahi sel embrio oleh induknya
  • Sedangkan telur fertile adalah telur yang sudah dibuahi induknya.
Inilah penyebab mengapa induk burung mengeram selama berbulan – bulan tetapi tidak kunjung menetas
Bagi peternak hal ini sudah sangat wajar dilakukan dan dapat memantau perkembangan embrio ke janin. Bagaimana Caranya ? Cukup dengan senter, atau bola lamp buatan yang nanti saya jelaskan. Gambar diatas terdapat urat – urat pada telur, itulah perkembangan dari embrio, semakin hari maka bercak – bercak tersebut semakin melebar dan menutupi.
Telur merpati tidak menetas – Dalam melakukan penangkaran baik itu jenis burung kicau maupun burung merpati pasti tidak ingin mengalami telur yang gagal atau tidak menetas. Tetapi terkadang telur yang gagal ini bisa saja terjadi saat penangkaran. Untuk itu kita perlu menyelidiki penyebab dari burung yang tidak menetas agar bisa meminimalisir kegagalan pada telur. Berapa lama telur merpati menetas ?
Telur merpati menetas sekitar 18-20 hari, jika melebihi 20 atau 21 hari merpati biasanya sudah tau bahwa telurnya tidak menetas dan meninggalkan telurnya. Ada banyak penyebab dari telur merpati tidak menetas , jika penyebab sudah diketahui maka bisa dicarikan solusinya. Berikut dibawah saya sampaikan penyebab telur merpati gagal menetas beserta solusinya. Penyebab Telur Burung Merpati tidak menetas
1. Telur Infertile
Telur yang infertile atau tidak terbuahi menyebabkan telur merpati gagal menetas . Tidak terbuahi (tidak terjadi pembuahan) artinya telur kosong, sel induk jantan (sperma) tidak membuahi telur betina. Tanda telur tidak infertil adalah jika kita pecahkan telur tidak berbau busuk (hanya bau amis telur) dan tidak terdapat janin. Jika sudah terdapat janin tetapi tidak menetas ini karena janin mati didalam dan tidak tumbuh, bisa diakibatkan faktor lainnya. Telur infertil bisa disebabkan karena beberapa hal. Solusi :
Pilih indukan yang sudah matang secara umur dan organ reproduksinya. Gunting sebagian bulu yang ada di sekitar kloaka (anus) burung betina dan jantan. Beri hormon atau vitamin jika kering sel telurnya. Jika mandul lebih baik diganti untuk menghemat waktu anda karena kemungkinan burung kembali berReproduksi kecil. Merpati yang akan dikembang biakkan wajib untuk kawin setiap hari guna memperbesar kemungkinan keberhasilan telur menetas. 2. Suhu extrim
Penetasan telur sangat dipengaruhi oleh keadaan suhu. Suhu yang pas dan optimal bisa menetaskan dengan baik, tetapi suhu yang terlalu panas atau kurang panas bisa mengakibatkan telur merpati gagal menetas. Perubahan suhu dan cuaca juga bisa jadi faktor penentu keberhasilan telur menetas. Solusi : Tempatkan kandang di ruangan yang teduh (suhu ruangan normal), terlindung dari sinar matahari langsung (terutama di siang hari), dan angin kencang secara langsung. 3. Indukan kurang vitamin dan grit Indukan yang kurang vitamin mengakibatkan janin yang berkembang dalam telur tidak berkembang dengan baik. Berikan merpati grit, grit adalah sumber mineral dalam pembentukan cangkang telur jika kekurangan grit bisa jadi merpati akan bertelur tidak sempurna atau merpati bisa tidak bertelur. Grit bisa dibuat sendiri dengan pecahan cangkang telur, atau cangkang kerang, atau bisa juga dengan membeli grit yang sudah jadi. Kekurangan grit atau asinan merpati biasanya terjadi pada merpati yang dipelihara didalam kurungan. Berilah vitamin dan extra food yang penuh protein dan gizi. 4. Gangguan dari luar Gangguan disini bisa diakibatkan oleh hewan lain yang mengganggu kucing, cicak, coro, semut, ulat dll atau kondisi lingkungan yang tidak menentu, kandang sering terguncang, kandang tidak tenang dll. 5. Faktor indukan Kadang ada indukan merpati yang malas untuk mengerami telurnya. Sering sekali keluar kandang dan bahkan ada yang tidak mau mengerami telurnya. Jika hal tersebut terjadi pada burung yang masih muda masih dimaklumi. Bisa di tunggu sampai usianya optimal, tetai jika terjadi pada indukan burung tua dan sudah beberapa kali bertelur tetap tidak mau mengerami berarti itu sudah karakternya. Tunggu sampai usia optimal jika betina masih muda, ganti indukan saja jika sudah beberapa kali tidak mau mengerami telurnya. Beri makan yang cukup agar merpati tidak keluar kandang terus. 6. Kurang berdoa Urusan rezeki Allah semua yang pegang. Jika bukan rezeki kita telur tidak menetas bisa jadi kita diberi ujian agar lebih rajin ibadahnya. Perbaiki Sholat dan Berdoanya. Kalo solat aja nggak gimana allah mau kasih rezeki, cuma 3-5 menit saja padahal. Nah diatas tadi adalah beberapa penyebab dan solusi kenapa telur merpati tidak menetas . Bersambung...
Bagikan ke facebook
Bagikan ke Twitter
Bagikan ke Google+
Bagikan ke LinkedIn

Berlangganan Postingan Terbaru GeegleHayoO Gratis!

Tags:
Author Image

About Chakly Raflesia

Tidak Ada Perbincangan Ke "Ciri-Ciri Telur Merpati yang akan Berhasil Menetas atau Kegagalan Embrio"

Bagaimana dengan Artikel ini?
Silahkan Berkomentar jika :
1. Ada Pertanyaan
2. Ketidak Pahaman
3. Artikel Salah
4. Beri Masukan
5. Mengucapkan Terima Kasih!

Awas Komentar Jahat / Spam akan kami Ledek sebagai Orang Gila
((
___; )
(6