Waspada! MUI Luncurkan 14 Hal Larangan dari Aktifitas Social Media

Hal-hal yang di Haramkan dari Social Media menurut MUI

Majelis  Ulama  Indonesia  (MUI)  mengeluarkan  fatwa  penggunaan  media  sosial  (Medsos).  Fatwa  haram  medsos  ini  menyangkut  15  hal,  di  antaranya  penyebaran  fitnah,  permusuhan,  adu  domba,  ghibah,  hoax,  dan  ujaran  kebencian.

Berikut    adalah    14    Hal    yang    di    Haramkan    oleh    MUI    dari    Sosial    Media

1.  Ghibah  atau  penyampaian  informasi  spesifik  ke  suatu  pihak  yang  tidak  disukai

2.  Fitnah

3.  Namimah  atau  adu  domba

4.  Aksi  Bullying / Pembulian

5.  Ungkapan  Kebencian

6.  SARA

7.  Penyebaran  Hoax  atau  informasi  bohong.

8.  Penyebaran  materi  pornografi

9.  Informasi  maksiat

10.  Penyebaran  konten  yang  benar  tetapi  tidak  sesuai  tempat  dan  waktunya

11.  Penyebaran  Gosip,  Aib  atau  kejelekan  orang  lain.

12.  Penyebaran  informasi  yang  bertujuan  untuk  membenarkan  yang  salah  atau  menyalahkan  yang  benar

13.  Penyebaran  konten  yang  sifatnya  pribadi  ke  khalayak,  padahal  konten  itu  tidak  patut.

14.  Aktifitas  buzzer  di  medsos  yang  menyediakan  informasi  hoax.



Fatwa  haram  medsos  ini  dibacakan  Sekretaris  MUI  Asrorun  Ni’am  Sholeh

Dalam  acara  diskusi  publik  dan  konferensi  pers  fatwa  MUI  di  Kantor  Kominfo,  Jalan  Medan  Merdeka  Barat,  Senin  (5/6/2017).
Acara  tersebut  juga  dihadiri  Ketua  Umum  MUI  KH  Ma’ruf  Amin  dan  Menteri  Komunikasi  dan  Informatika  (Menkominfo),  Rudiantara.

“Setiap  muslim  yang  bermuamalah  (bersosialisasi)  melalui  medsos  diharamkan  untuk  melakukan  ghibah  (penyampaian  informasi  spesifik  ke  suatu  pihak  yang  tidak  disukai),  fitnah,  namimah  (adu  domba)  dan  penyebaran  permusuhan,”     ujar  Asrorun.

Asrorun  melanjutkan,  aksi  bullying,  ujaran  kebencian  serta  permusuhan  atas  dasar  suku,  agama,  ras  dan  antar  golongan  (SARA)  juga  diharamkan.
Begitu  pun  dengan  penyebaran  berita  hoax  atau  informasi  bohong.  Hal  itu  juga  diharamkan  meski  tujuannya  baik,  seperti  informasi  tentang  kematian  orang  yang  masih  hidup.

“Begitu  juga  dengan  menyebarkan  materi  pornografi,  kemaksiatan  dan  segala  hal  yang  terlarang  secara  syar’i.  Serta  menyebarkan  konten  yang  benar  tetapi  tidak  sesuai  tempat  dan  waktunya  juga  dilarang,”  tambah  Asrorun.

Asrorun  menjelaskan,  fatwa  tersebut  juga  mengharamkan  penyebaran  atau  pembuatan  informasi  yang  tidak  benar  kepada  masyarakat.
Menurut  Asrorun,  memproduksi  atau  menyebarkan  informasi  yang  bertujuan  untuk  membenarkan  yang  salah  atau  menyalahkan  yang  benar,  hukumnya  haram.

“Juga  menyebarkan  konten  yang  sifatnya  pribadi  ke  khalayak  padahal  konten  itu  tidak  patut  juga  haram,”      imbuhnya.

Selain  itu,  kata  dia,  aktivitas  buzzer  di  medsos  yang  menjadikan  penyediaan  informasi  berisi  hoax,  ghibah  dan  hal  lain  yang  sejenis  sebagai  profesi  memperoleh  keuntungan  baik  ekonomi  maupun  non  ekonomi  hukumnya  haram.

“Demikian  juga  orang  yang  menyuruh  atau  mendukung  jasa  dan  orang  yang  memfasilitasinya  juga  diharamkan,”          Pungkasnya.


Semoga  kita  lebih  baik  lagi  ya  dalam  menggunakan  SosMed  ini  karena  "Kebaikan  itu  sangat  Indah  Bukan?"

Bagikan ke facebook
Bagikan ke Twitter
Bagikan ke Google+
Bagikan ke LinkedIn

Berlangganan Postingan Terbaru GeegleHayoO Gratis!

Tags:
Author Image

About Chakly Raflesia

Tidak Ada Perbincangan Ke "Waspada! MUI Luncurkan 14 Hal Larangan dari Aktifitas Social Media"

Bagaimana dengan Artikel ini?
Silahkan Berkomentar jika :
1. Ada Pertanyaan
2. Ketidak Pahaman
3. Artikel Salah
4. Beri Masukan
5. Mengucapkan Terima Kasih!

Awas Komentar Jahat / Spam akan kami Ledek sebagai Orang Gila
((
___; )
(6