2 Orang Diduga Menjadi Korban Longsornya Lereng Gunung Galunggung

Lereng  tebing  di  sekitar  Kawah  Gunung  Galunggung,  Kabupaten  Tasikmalaya,  longsor,  Sabtu  (16/9/2017).

Kepala  Pelaksana  Badan  Penanggulangan  Bencana  Daerah  (BPBD)  Kabupaten  Tasikmalaya  E.  Z.  Alfian  menjelaskan,  longsoran  dengan  getaran  Amplituda  51,54  dan  lama  getaran  76,83  detik  terjadi  di  lokasi  yang  jauh  dari  areal  wisata  yang  biasa  dikunjungi  warga.

"Lokasinya  jauh  dari  keramaian,  hanya  saja  di  sekitar  lokasi  terdapat  Mushola  yang  terkena  material  longsoran,"  kata  Alfian  kepda  Radio  Republik  Indonesia,  Minggu  (17/9/2017).

Alfian  melanjutkan,  meskipun  jauh  dari  lokasi  keramaian,  pihaknya  menerima  laporan  adanya  warga  yang  hilang  berbarengan  dengan  kejadian  longsor  tersebut.

"Ada  dua  warga  yang  biasa  menjaring  burung  yang  sejak  kemarin  belum  kembali,"  jelasnya.

Identitas  warga  tersebut  adalah  Jajat  (32),  dan  Dadang  (45)  warga  Desa  Mekarjaya,  Kecamatan  Padakembang,  Kabupaten  Tasikmalaya.

"Kami  mendapat  info  dari  kepala  desa  setempat.  Menurut  informasi  dari  istrinya,  mereka  biasa  kembali  pada  pukul  20.00  wib.  Namun  hingga  saat  ini  belum  kembali,  sepeda  motor  yang  dipergunakannya  pun  masih  berada  di  areal  parkir,"  tutur  Alfian.

Maka  dari  itu,  saat  ini  BPBD  terus  berkordinasi  dan  melakukan  pencarian  di  sekitar  lokasi  longsoran.

"Kami  masih  melakukan  penelusuran,  apakah  yang  bersangkutan  belum  kembali  karena  masih  di  dalam  hutan,  atau  terjadi  situasi  lain.  Namun  berdasarkan  pencarian  di  sekita  lokasi  tidak  ada  ciri-  ciri  yang  bersangkutan  berada  di  areal  longsoran,  "  pungkas  Alfian.  (NNP/DS)

Bersyukurlah Jika Semua Orang Bisa Tertawa Dan Senang Karena Kebodohanmu, Daripada Menjadi Orang Pintar Tetapi Selalu Menyusahkan Semua Orang...

Posting Komentar

Bagaimana dengan Artikel ini?
Silahkan Anda Bebas Berpendapat!
((
___; )
(6