Bakekok adalah kebiasaan orang-orang sunda untuk mengajak main anak-anaknya dengan cara menutup muka dengan kedua telapak tangan, Kemudian membukanya kembali sembari mengucapkan "Bakekok" atau jika dalam bahasa indonesia sama dengan Cilukba.
Tak hanya itu, Dibalik permainan riang yang menyenangkan bagi anak, Ternyata menyimpan cerita mitos seram dibaliknya. Di Sumedang, Bakekok adalah merupakan nama jurig atau hantu yang menjaga hutan dari orang-orang serakah dan perusak. Jika ada orang yang merusak seperti penebangan liar, Jurig Bakekok akan menjadi "Si Pengetuk pintu".
Ya, Jurig bakekok akan mendatangimu dan mengetuk pintu rumahmu untuk melakukan pembalasan dengan teror yang menakutkan.
Tak jauh seperti permainannya, Jurig bakekok juga melakukan hal yang sama. Dia menutup muka setelah anda membuka pintu dan membuka wajah hitamnha yang menyeramkan.
Bagaimana bentuk jurig atau hantu bakekok?
Bentuk dan fisiknya mirip manusia, Namun tubuhnya seperti pohon dan akar yang sangat hitam.
Sifat jurig bakekok
Penjaga dengan perdamaian, Tapi dia akan menjadi pengejut yang menakutkan bagi orang-orang jahat terhadap Alam terutama Hutan tempatnya bersemayam.
Tak hanya mengetuk pintu dan menjadi pengejut seram, Jurig bakekok juga konon bisa melepaskan kepalanya sendirj ketika ia sedang berpatroli menjaga hutan.
