Merokok telah dipraktekkan dalam satu bentuk atau lain sejak zaman kuno. Tembakau dan berbagai obat halusinogen yg merokok di seluruh Amerika pada awal 5000 SM dalam ritual perdukunan dan berasal di Andes Peru dan Ekuador.
Sejarah Rokok Dari Berbagai Kisah Di Seluruh Dunia Termasuk Indonesia
Merokok telah dipraktekkan dalam satu bentuk atau lain sejak zaman kuno. Tembakau dan berbagai obat halusinogen yg merokok di seluruh Amerika pada awal 5000 SM dalam ritual perdukunan dan berasal di Andes Peru dan Ekuador.
Banyak peradaban kuno, kayak Babilonia, India dan Cina, dibakar dupa sebagai bagian dari ritual keagamaan, kayak yg dilakukan Israel dan Katolik dan kemudian Kristen Ortodoks gereja.
Di Yunani Kuno , asap digunakan sebagai praktek penyembuhan dan Oracle dari Delphi dibuat nubuat sambil mabuk dengan menghirup gas alam dari lubang bor alami.
Sejarawan Yunani Herodotos juga menulis bahwa Scythians digunakan ganja buat tujuan berkabung ritual dan, buat beberapa derajat, kesenangan.
Dia menjelaskan bagaimana Scythians dibakar biji rami (IV, 75):
“ Sekaligus ia mulai merokok, memberikan off uap tak tertandingi oleh uap-mandi salah satu bisa menemukan di Yunani. Scythians menikmati begitu banyak bahwa mereka melolong dengan kesenangan.
“ Sekaligus ia mulai merokok, memberikan off uap tak tertandingi oleh uap-mandi salah satu bisa menemukan di Yunani. Scythians menikmati begitu banyak bahwa mereka melolong dengan kesenangan.
” James L. Butrica mengkritik pandangan ini, menekankan bahwa istilah "ἀγάμενοι" harus diterjemahkan sebagai "terkejut" atau "berkabung", karena ini ialah "lebih dekat dengan apa yg diharapkan dalam ritual terhubung dengan kematian". Jenis ritual telah dikonfirmasi sebagai hasil dari penemuan arkeologi.
Robicsek berpendapat bahwa merokok di Amerika mungkin berasal upacara dupa pembakaran, dan kemudian diadopsi buat kesenangan atau sebagai alat sosial.
The Maya yg digunakan dalam zaman klasik (setidaknya dari abad ke-10) dan Aztec termasuk dalam mitologi mereka. The Aztec dewi Cihuacoahuatl memiliki tubuh yg terdiri dari tembakau, dan para imam yg melakukan pengorbanan manusia memakai labu tembakau sebagai simbol ketuhanan.
Bahkan saat ini tertentu Tzeltal Maya mengorbankan 13 calabashes tembakau di tahun baru. Merokok tembakau dan berbagai obat halusinogen lain digunakan buat mencapai trans dan bersentuhan dengan dunia roh.
Laporan dari para penjelajah Eropa pertama dan conquistador buat mencapai Amerika menceritakan ritual di mana imam pribumi merokok diri ke derajat tinggi kayak keracunan bahwa enggak mungkin bahwa ritual yg terbatas hanya tembakau.
Tidak ada bukti konkret apa yg mereka merokok ada, tapi teori yg paling mungkin ialah bahwa tembakau itu jauh lebih kuat, dikonsumsi dalam jumlah ekstrim, atau dicampur dengan, obat-obatan psikoaktif lain yg enggak diketahui.