Di Penjara 6 Tahun karena Kasus Status facebook

Foto Yuni saat ditangkap

Mulutmu  Harimaumu

Ungkapan  tersebut  tepat  untuk  menggambarkan  kelakuan  seorang  gadis  muda  di  Kabupaten  Bungo,  Provinsi  Jambi  ini.  Gara-gara  latah  berstatus  di  media  sosial  Facebook,  perempuan  berjilbab  itu  baru  saja  ditangkap  aparat  Polres  Bungo.

Menurut  informasi,  cerita  bermula  dari  status  Facebook  yang  diunggah  sebuah  akun  bernama  Yhunie  Rhasta  pada  Senin,  29  Mei  2017. 

"Polisi  kmpng  gilo  kmpret  Pling  mlz  brusan  dngn  polisi...," 
tulis  Yhunie  Rhasta  dalam  statusnya.

Status  tersebut  langsung  mendapat  banyak  tanggapan  dari  sejumlah  Pengguna  facebook. 

"Knp  tu...?  Sabar  puaso," 
ujar  akun  bernama  Indra. 

Menjawab  pertanyaan  itu,  kembali  akun  Yhunie  Rhasta  menulis  kata-kata  kurang  pantas.

"Polisi  kampng  tu.  Kmi  di  tangkap  buat  dio  Ee  dag  tw  puaso  lgi  kni..," 
ujarnya.

Sementara  teman  facebook  lainnya  mengingatkan  agar  jangan  membuat  status  berlebihan,  apalagi  berisi  umpatan  dan  makian  di  medsos.  Belakangan,  status  tersebut  dihapus.  Namun,  status  tersebut  sudah  terlebih  dahulu  di-screenshoot  seseorang  dan  sempat  viral  di  Kabupaten  Bungo.

Hingga  akhirnya  pada  Rabu  pagi,  31  Mei  2017  sekitar  pukul  09.00  WIB  sejumlah  anggota  polisi  mendatangi  rumah  Yhunie  Rhasta  di  Kelurahan  Pasir  Putih,  Kabupaten  Bungo.  Ia  dijemput  dan  dibawa  ke  Mapolres  Bungo  untuk  mempertanggungjawabkan  ucapannya  di  media  sosial.

Kepada  polisi,  gadis  berkulit  putih  itu  mengaku  alasan  menulis  status  di  Facebook  karena  kesal  saat  terjaring  sebuah  razia  kendaraan  bermotor.  Padahal,  ia  ditilang  karena  tidak  menggunakan  helm  saat  berkendara.

Dalam  profil  Facebook  miliknya,  Yhunie  menyebut  pernah  belajar  di  salah  satu  sekolah  tinggi  di  Kabupaten  Bungo.  Namun  ternyata,  setelah  dicek,  dia  hanya  lulusan  SD  dan  bekerja  sebagai  asisten  rumah  tangga.

Kasat  Reskrim  Polres  Bungo,  AKP  Afrito  membenarkan  atas  peristiwa  tersebut.  Pelaku  yang  belakangan  bernama  asli  Yuni  itu  dikenakan  Pasal  45  ayat  1  Undang-Undang  Informasi  dan  Teknologi  Elektronik  (ITE)  dengan  ancaman  kurungan  enam  tahun  penjara  dan  denda  Rp  1  Miliar.

"Kasus  ini  sedang  diperiksa  lebih  lanjut.  Saya  harap  masyarakat  lebih  cerdas  dalam  bermedia  sosial,  berhati-hati  dalam  mem-posting  sesuatu.  Karena  di  media  sosial  bisa  dikenakan  Undang-Undang  ITE,  apalagi  menebar  ujaran  kebencian," 
ujar  Afrito.  ***

Berlangganan Postingan Terbaru GeegleHayoO Gratis!

Tidak Ada Perbincangan Ke "Di Penjara 6 Tahun karena Kasus Status facebook"

Bagaimana dengan Artikel ini?
Silahkan Berkomentar jika :
1. Ada Pertanyaan
2. Ketidak Pahaman
3. Artikel Salah
4. Beri Masukan
5. Mengucapkan Terima Kasih!

Awas Komentar Jahat / Spam akan kami Ledek sebagai Orang Gila
((
___; )
(6